Doa Singkat Nabi Yunus AS Saat Berada Di Dalam Perut Ikan Yang Sangat Mustajab


Ilustrasi: Ikan Paus dalam sejarahnya pernah menelan Nabi Yunus AS, dan bertahan didalamnya selama 40 hari (Source: Pixabay)


Nasionaleditor.com - Nabi Yunus AS pernah mengalami keputusasaan dalam berdakwah kepada kaumnya Bangsa Assyiria di sebuah kota yang bernama Ninawa utara Iraq. Setelah bertahun-tahun berdakwah mengajak kepada mentauhidkan Allah SWT, kaumnya selalu menolak dan memilih untuk tetap menyembah berhala. Akibatnya, kesabaran Nabi Yunus AS sirna. Dia kemudian memutuskan untuk meninggalkan kaumnya tersebut, meskipun tidak ada perintah dari Allah SWT.


Nabi Yunus AS kemudian pergi menaiki sebuah kapal bersama penumpang lainnya menuju tempat lain agar jauh dari kaumnya. Ditengah perjalanan, tiba-tiba badai datang dan lautpun bergejolak membuat kapal yang ditumpangi Nabi Yunus AS oleng dan tidak stabil. Khawatir kapal akan tenggelam, sang kapten kapal perintahkan agar barang bawaan penumpang dibuang ke laut agar bisa meringankan beban kapal. Meskipun demikian, kapal tetap terancam tenggelam. Akhirnya disepakati agar ada yang rela membuang diri ke laut. Lewat undian pertama, kedua, dan ketiga nama Nabi Yunus AS muncul sebagai orang yang harus terjun ke laut. Di detik-detik menegangkan itu, Nabi Yunus AS sadar, bahwa itu merupakan kehendak dari Allah SWT atas kesalahannya meninggalkan kaumnya. Nabi Yunus AS pun terjun ke laut dengan hati pasrah, menyerahkan segalanya kepada Allah SWT.


Setelah berada di tengah lautan, tiba-tiba datang seekor Ikan Paus yang sangat besar. Ikan Paus tersebut sudah mendapatkan perintah dari Allah SWT. “Janganlah kamu memakan dagingnya, dan jangan pula kamu patahkan tulangnya, karena ia bukanlah rezeki kamu untuk dimakan”.


Berada dalam perut ikan, Nabi Yunus AS tidak bisa melihat apa-apa selama 40 hari. Keadaan gelap dan pengap. Namun dia tidak henti-hentinya bermunajat kepada Allah SWT agar di ampuni dosa dan kesalahannya, serta dikeluarkan dari perut ikan. Adapun doa Nabi Yunus AS selama berada dalam perut ikan sebagai berikut:


لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِين

“Lailaha illa Anta subhanaka inni kuntu minadhdhalimin."

Artinya:

"Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim."

Allah SWT kemudian mengabulkan doanya, dan memerintahkan Ikan Paus tersebut mendekati daratan dan mengeluarkan Nabi Yunus. Nabi Yunus akhirnya keluar dengan selamat dari perut Ikan Paus tersebut.


Doa Nabi Yunus AS tersebut merupakan doa yang sangat mustajab. Sehingga siapa saja yang berada dalam masalah dan kesulitan berdoa dengan doa Nabi Yunus AS tersebut, niscaya Allah SWT akan mengabulkan doanya itu. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis:


دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ

“Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: “Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin”. (Artinya: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat zalim/aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah, melainkan Allah kabulkan baginya.” (H.R. At-Tirmidzi). (UJ/NE)

12 views0 comments

Recent Posts

See All