Dua Tahun di DPR RI, Johan Rosihan Maksimal Perjuangkan Aspirasi Petani


Hermansyah Idris Ketua P3A Buin Panan Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa


Sumbawa, Nasionaleditor.com - Hermansyah Idris Ketua Petani Pemakai Air (P3A) Buin Panan Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa menilai bahwa H. Johan Rosihan selama dua tahun ini telah maksimal memperjuangkan aspirasi petani.


"Saya melihat bahwa dua tahun ini keberadaan H. Johan Rosihan di DPR RI telah maksimal memperjuangkan apa yang menjadi harapan serta keinginan petani di Indonesia khususnya Dapil NTB 1 yakni pulau Sumbawa,"ungkapnya.


Menurut Herman sapaan akrabnya, H. Johan rosihan setiap sidang di DPR RI selalu bertanya tentang keseriusan pemerintah terhadap persoalan pangan. Kalau boleh saya katakan H. Johan adalah macan komisi IV DPR RI.


"H. Johan itu sangat faham apa yang menjadi kebutuhan masyarakat petani. Jadi kalau boleh saya katakan H. Johan sudah maksimal berjuang untuk petani dalam dua tahun ini,"tegasnya.

Lanjutnya, selain itu juga Herman mencermati jika H. Johan rosihan adalah politisi PKS yang kaya akan sumber daya.


"Jadi tidak sia-sia partai menempatkan H. Johan di Komisi IV dan juga masyarakat tidak rugi memilih H. Johan saat pemilu 2019 lalu,"pungkasnya.


Selain itu H. Johan saat ini adalah harapan serta menjadi idola masyarakat pulau Sumbawa, karena setiap sidang selalu ada bahan pertanyaan kepada pemerintah.


"Saya melihat H. Johan ini adalah orang tidak punya beban. Karena saat bersidang ada saja yang dipertayakan kepada pemerintah. Dengan cara ini masyarakat akan suka dan tertarik dengan H. Johan,"tuturnya.


Oleh karena itu Ia berharap H. Johan terus bersuara lantang diruang-ruang politik serta suaranya didengar oleh pemerintah. Karena Ia menilai figure seperti H. Johan sangat dibutuhkan untuk terus mengawal pemerintah saat ini.


"H. Johan adalah harapan masyarakat. Karena suaranya dilembaga politik mampu didengar oleh masyarakat diluar sini lewat teman - teman media. Sehat dan sukses terus pak H. Johan,"tutupnya. (Her)

9 views0 comments