Membangun Pariwisata yang Berdaya Saing


Aston Sunset Gili Trawangan
Image Souce : Aston Sunset Gili Trawangan

Komponen bisnis termasuk bisnis pariwisata bisa saya kategorikan dalam 3 elemen dasar yaitu : Supply, Demand dan Financial.


Supply meliputi :

Partner, aktifitas dan Sumber daya.

( Pariwisata kita di Indonesia , paling banyak bereuforia di area ini ).


Dan yang paling penting adalah terciptanya produk wisata yang memiliki proposisi nilai agar dapat bersaing.


Demand meliputi :

customer relation, market segment dan distribution channel

( saya harap kita memberikan perhatian dan anggaran yang memadai di area ini untuk kita memiliki daya saing dipasar )


Financial meliputi

Revenue Stream dan Cost Structure

( di area ini kita mengukur apakah inventory atau sisi supply yang kita bangun feasible untuk di eksekusi salam konteks bisnis )


Kembali ke pembahasan awal tentang daya saing tentunya kita harus memperhatikan apa yang sedang di lakukan oleh para pesaing kita baik di level regional ataupun internasional.


Contoh :

1. Singapore membangun platform digital mereka dengan sangat baik, yang di lengkapi dengan teknologi API ( application program integration ) sehingga proses untuk pengambilan konten atau data menjadi sangat mudah bagi pihak pihak yang membutuhkan.


2. Perhatikan baik baik website destinasi dari beberapa negara seperti Australia, New Zealand, Telu Colorado, Inggris. Kemudian pertanyakan apakah website / platform yang kita bangun sudah sebanding dengan mereka termasuk teknologi teknologi yang mereka gunakan dalam website tersebut.


Kalau kita belum atau tidak mempunyai dan memakai teknologi yang sama atau teknologi yang lebih baik , kapan kita mampu membangun Pariwisata Berdaya Saing?


Digitalisasi itu ada beberapa prinsip dasar, salah satu nya adalah prinsip Less Friction atau No Friction, jika teknologi yang kita gunakan tidak memiliki kemampuan ini, maka kita hanya memiliki majalah dinding online bukan teknologi terkini.


Saya memperhatikan ada beberapa aplikasi pariwisata yang di bangun hanya untuk gagah gagahan tanpa memperhatikan sisi demand. Dan aplikasi aplikasi yang dibangun ini sangat minim dalam fungsionalitas karena menggunakan teknologi yang sudah out of date jadi tidak bisa meningkatkan daya saing destinasi kita , karena aplikasi di bangun dengan teknologi dari jaman dinosaurus.


Dan paling busyet nya lagi kita melakukan sesuatu dimana para pesaing kita sudah tidak melakukan nya karena hal hal tersebut sudah tidak relevan lagi untuk di lakukan pada jaman ini.


Saya harap tulisan ini dapat bermanfaat bagi teman teman yang membaca.


Jikalau ada pertanyaan silahkan tulis di komen. Thanks

15 views0 comments