PPAT Sumbang PAD Lobar 18 Milyar di Tengah Pandemi Covid-19


Silaturrahim dan Dialog Pelaksanaan Tugas Jabatan PPAT Kabupaten Lombok Barat di Hotel Aruna Senggigi, Jum'at (24/9) (Foto: IG @ProKopi Lobar)


Gerung, Nasionaleditor.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) merasa gembira dengan pemasukan Pendapatan Asli Daerah 18 milyar lebih dari bulan Januari sampai dengan September dari Pejabat Pembuatan Akta Tanah (PPAT). Dan ini merupakan pemasukan PAD terbesar dari Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Lobar di tengah perekonomian yang sulit di masa pandemi Covid-19.


Hal tersebut disampaikan Bupati Lobar H. Fauzan Khalid saat Silaturrahim dan Dialog Pelaksanaan Tugas Jabatan PPAT Kabupaten Lombok Barat di Hotel Aruna Senggigi, Jum'at (24/9).


"Saya minta kepada seluruh anggota PPAT Lombok Barat dari diskusi dan pertemuan ini bisa mengidentifikasi semua masalah. Bahkan semua hal yang dikeluhkan oleh Notaris dan PPAT. Dan nanti kita bahas dan bawa ke internal Pemerintah Daerah untuk kita carikan solusinya," harapnya.


Di hadapan 64 orang PPAT, Bupati meminta, saat menjalankan tugas untuk tidak melanggar perundang-undangan. Bahkan jangan mempersulit dengan batas waktu yang sudah ditentukan.


"Anggota PPAT langsung saja menyampaikan hambatan-hambatan yang menjadi persoalan teknis dalam rangka percepatan pembuatan sertifikasi tanah," ujarnya.


Pada kesempatan itu, Bupat juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada PPAT Ke-34 semoga organisasinya bersatu, menjaga kebersamaan dan diberkahi untuk bisa memberi kontribusinya bagi bangsa, tanah air dan daerah.


Turut hadir pada acara tersebut, Kaban Bappenda Lobar Suparlan, Kepala BPN Lobar, Pengurus Wilayah PPAT Provinsi NTB.


Sumber: Prokopilobar


1 view0 comments