Warga Amerika Menerima Bantuan Rp 20 Juta Per Orang, Bagaimana dengan Indonesia?


Presiden Amerika Serikat, Joe Biden telah menandatangi bantuan stimulus Covid-19 sebesar 1,9 triliun dolar minggu ini (Foto: Philadelphia Inquirer)

Giri Menang, NasionalEditor.com - Warga Amerika patut gembira mendapatkan stimulus Covid-19 sebesar 20 juta rupiah per orang. Program bantuan itu sudah di setujui oleh senat dan di tanda tangani oleh Presiden Joe Biden minggu ini.


Program bantuan yang diberi nama American Rescue Plan itu akan menyasar jutaan penduduk Amerika dengan tambahan sebesar $1,400 disesuaikan dengan keadaan yang dihadapi calon penerima. Misalnya calon penerima bantuan kehilangan pekerjaannya tahun lalu sementara dia mempunyai seorang anak maka dia berhak mendapatkan tambahan sebesar $1,400, tulis Washington Post, Minggu (7/3).


Jika di rupiahkan maka rata-rata warga Amerika penerima bantuan mendapatkan sebesar 20 juta rupiah per orang. Ini merupakan bantuan terbesar selama merebaknya Virus Corona di negara berpenduduk 328 juta jiwa tersebut. Presiden Joe Biden pun menyebutnya sebagai sebuah langkah besar yang mereka ambil bersama.


“Ketika saya menjabat, Saya berjanji bantuan sedang dalam perjalanan. Terima kasih kepada Sen Schumar -- Senator dan Senate Demokrat, kita sudah mengambil satu langkar besar dalam menyerahkan bantuan,” tulis Biden di akun Twitter resminya.


Bagaimana dengan Indonesia?


Seperti yang disampaikan Presiden Jokowi pada Sidang MPL-PGI beberapa waktu lalu, pemerintah akan terus berupaya memulihkan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19 dengan anggaran yang cukup besar.


“Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 372,3 trilliun untuk mendongkrak daya beli dan konsumsi masyarakat, serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” kata Jokowi.


Menurut Jokowi ada sekitar tujuh program bantuan akan disalurkan tahun ini. Program-program yang dimaksud merupakan program lanjutan tahun lalu, antara lain program kartu sembako, program keluarga harapan, bantuan sosial tunai, kartu prakerja, bantuan langsung tunai desa, insentif bagi tenaga kesehatan, serta insentif bagi pelaku UMKM.


“Ada insentif tenaga kesehatan dan pemberian insentif usaha, termasuk bantuan modal kerja bagi UMKM agar mampu bertahan dan bergerak kembali,” jelas Jokowi.